facebook pixel

Bagian-bagian Website secara Umum dan Fungsinya

pembuatan bagian bagian website

Bagian-bagian website diantaranya header, menu navigasi, hero section, konten utama, sidebar, dan footer, yang berperan berbeda bagi pengunjung dan pengelola. Di balik tampilan tersebut, domain dan hosting bekerja agar website dapat diakses.

Pemilik usaha yang baru pertama kali membuat website sering kebingungan saat tim pengembang menyebut istilah seperti header, hosting, atau footer. Uraian berikut menjelaskan fungsi tiap bagian dengan bahasa sederhana agar kebutuhan lebih mudah disampaikan sejak awal.

 

1. Header

Header berada di bagian paling atas halaman dan menjadi hal pertama yang terlihat oleh pengunjung. Fungsinya menunjukkan identitas usaha sekaligus memberi petunjuk awal tentang isi website.

Elemen yang umum ditemukan pada header meliputi:

  • Logo yang bila diklik mengarah ke beranda
  • Nama usaha atau slogan singkat
  • Nomor telepon atau tombol WhatsApp
  • Kolom pencarian
  • Ikon keranjang atau akun pengguna pada toko online

Header yang terlalu padat justru membuat pengunjung bingung harus mengeklik apa. Karena itu, isi header sebaiknya dibatasi pada hal yang benar-benar dibutuhkan pengunjung.

 

2. Menu Navigasi

Menu navigasi adalah daftar tautan menuju halaman utama website, misalnya Beranda, Layanan, Tentang Kami, Blog, dan Kontak. Menu tersebut berfungsi sebagai peta yang menuntun pengunjung ke informasi yang dicari.

Pada website dengan jumlah halaman besar, menu dropdown dipakai untuk mengelompokkan halaman turunan. Agar tetap rapi, jumlah menu utama sebaiknya berkisar lima hingga tujuh item.

Pada layar ponsel, menu umumnya berubah menjadi ikon tiga garis yang membuka daftar tautan saat disentuh.

 

3. Hero Section

Hero section adalah area besar tepat di bawah header yang pertama kali memenuhi layar saat halaman dibuka. Bagian tersebut menyampaikan penawaran utama usaha dalam hitungan detik.

Elemen yang umum ada pada hero section meliputi:

  • Judul utama yang menjelaskan apa yang ditawarkan
  • Subjudul pendukung berisi satu atau dua kalimat
  • Foto, ilustrasi, atau video latar
  • Satu tombol ajakan bertindak utama
  • Bukti singkat, misalnya logo klien atau jumlah pelanggan

Hero section yang efektif hanya memuat satu pesan dan satu tombol utama. Pada landing page, bagian tersebut sering menentukan apakah pengunjung menggulir layar atau langsung pergi.

 

4. Konten Utama

Konten utama adalah area tengah halaman yang memuat isi inti, baik berupa penjelasan layanan, daftar produk, artikel, maupun galeri portofolio. Bagian tersebut menjadi alasan pengunjung datang dan bertahan.

Elemen yang mengisi konten utama antara lain:

  • Judul dan subjudul
  • Paragraf penjelasan
  • Foto, ilustrasi, atau video
  • Tabel harga atau daftar fitur
  • Testimoni pelanggan
  • Tombol ajakan bertindak
  • Formulir pemesanan atau konsultasi

Susunan konten sebaiknya mengikuti urutan pertanyaan pengunjung. Informasi tentang apa yang ditawarkan muncul lebih dulu, disusul bukti kepercayaan, lalu ajakan untuk menghubungi atau membeli.

 

5. Sidebar

Sidebar merupakan kolom samping di sebelah konten utama yang memuat informasi pelengkap. Bagian tersebut sering terlihat pada blog dan website berita.

Isi sidebar dapat berupa:

  • Kolom pencarian
  • Daftar kategori artikel
  • Artikel terbaru atau terpopuler
  • Formulir berlangganan
  • Banner promosi

Tidak semua website memerlukan sidebar. Company profile dengan halaman ringkas atau landing page yang fokus pada satu tujuan umumnya lebih efektif tanpa kolom samping, karena perhatian pengunjung tidak terpecah.

 

6. Footer

Footer terletak di bagian paling bawah dan tampil hampir sama di seluruh halaman website. Fungsinya menjadi tempat rujukan bagi pengunjung yang sudah selesai membaca namun masih mencari informasi tambahan.

Isi footer yang umum dipakai meliputi:

  • Tautan menuju halaman rujukan, misalnya Tentang Kami, FAQ, dan Kontak
  • Alamat, nomor telepon, dan email usaha
  • Peta lokasi
  • Tautan akun media sosial
  • Kebijakan privasi serta syarat dan ketentuan
  • Informasi hak cipta

Footer juga berperan dalam membangun kepercayaan. Alamat yang jelas dan kebijakan privasi yang tersedia memberi sinyal bahwa usaha dikelola secara profesional.

 

Apa itu Bagian-bagian Website

Bagian-bagian website adalah blok penyusun tampilan halaman yang menempati posisi tertentu, mulai dari area paling atas hingga paling bawah. Setiap blok punya tugas sendiri dalam menyampaikan informasi dan mengarahkan pengunjung.

Istilah tersebut berbeda dengan halaman website. Halaman adalah satu layar utuh, misalnya beranda atau kontak, sedangkan bagian merupakan potongan penyusun di dalam halaman tersebut.

Secara garis besar, bagian website terbagi menjadi dua lapisan. Lapisan pertama adalah bagian yang tampak di layar, sedangkan lapisan kedua bekerja di balik layar, misalnya domain, hosting, dan database.

Pembagian tersebut membantu tim desain dan pengembang bekerja lebih rapi. Pemilik usaha pun lebih mudah menunjuk area yang ingin diubah, misalnya tombol di bagian atas atau kolom di sisi kanan.

 

visualisasi anatomi bagian website

 

Bagian Teknis Website di Balik Layar

Selain bagian yang tampak, terdapat komponen teknis yang tidak dilihat pengunjung tetapi menentukan apakah website bisa dibuka, cepat, dan aman. Bagian tersebut sering disebut back end, sedangkan tampilan di layar disebut front end.

Ringkasan komponen teknis tersebut tersaji pada tabel berikut:

KomponenFungsiHal yang Perlu Disiapkan
DomainAlamat website yang diketik pengunjung pada perambanNama singkat, mudah diingat, dan sesuai merek usaha
HostingTempat penyimpanan file dan data agar website dapat diakses sepanjang waktuKapasitas dan kecepatan server yang sesuai perkiraan jumlah pengunjung
Sertifikat SSLMengenkripsi data antara pengunjung dan website, ditandai ikon gembok pada perambanAktivasi sebelum website tayang, terutama untuk formulir dan toko online
CMSSistem pengelola konten yang memudahkan perubahan isi tanpa menulis kodePilihan sistem yang sesuai kebutuhan dan kemampuan tim
DatabasePenyimpan data seperti produk, pesanan, dan akun penggunaRencana pencadangan data secara berkala

Panel Admin atau Dashboard

Panel admin atau dashboard adalah halaman khusus yang dipakai pengelola untuk mengubah isi website tanpa menyentuh kode. Pengunjung tidak dapat melihat bagian tersebut.

Hal yang umumnya dapat diatur melalui panel admin meliputi:

  • Teks, gambar, dan halaman
  • Produk, harga, dan stok pada toko online
  • Artikel blog
  • Pesan yang masuk melalui formulir
  • Akun pengguna beserta hak aksesnya
  • Pengaturan dasar, misalnya judul dan deskripsi website

Calon klien sebaiknya menanyakan sejak awal bagian mana yang dapat diubah sendiri dan apakah tersedia panduan penggunaan. Dengan begitu, perubahan kecil tidak perlu menunggu bantuan tim pengembang.

 

Halaman Standar yang Perlu Ada pada Website

Sebagian pencari mengartikan bagian website sebagai halaman. Untuk usaha pada umumnya, halaman berikut menjadi kerangka dasar yang layak dipertimbangkan:

HalamanFungsiIsi yang Disarankan
BerandaPintu masuk dan ringkasan seluruh websiteHero section, ringkasan layanan, testimoni, dan tombol kontak
Tentang KamiMembangun kepercayaan terhadap usahaProfil usaha, visi dan misi, profil tim, serta legalitas atau sertifikasi
Layanan atau ProdukMenjelaskan apa yang ditawarkanDeskripsi, foto, harga atau kisaran harga, dan alur pemesanan
Blog atau ArtikelMemberi informasi sekaligus menarik pengunjung dari mesin pencariArtikel edukasi sesuai bidang usaha
KontakMemudahkan pengunjung menghubungi usahaFormulir, nomor telepon, WhatsApp, alamat, dan peta lokasi
FAQMenjawab pertanyaan yang berulang sebelum diajukanPertanyaan seputar harga, proses, dan garansi
Kebijakan PrivasiMenjelaskan cara data pengunjung dikelolaJenis data, tujuan penggunaan, dan hak pengguna

Halaman tambahan, misalnya portofolio, daftar harga, atau karier, dapat menyusul sesuai kebutuhan usaha.

 

Elemen Pendukung pada Setiap Bagian Website

Selain lima bagian utama, terdapat elemen kecil yang melekat pada bagian tersebut dan menentukan kenyamanan pengunjung. Elemen yang sebaiknya dibahas sejak awal proyek antara lain:

  • Tombol ajakan bertindak yang mengarahkan pengunjung ke langkah berikutnya, misalnya menghubungi atau membeli
  • Jejak navigasi atau breadcrumb yang menunjukkan posisi halaman dalam struktur website
  • Kolom pencarian untuk website dengan produk atau artikel melimpah
  • Formulir kontak yang memudahkan calon pelanggan mengirim pertanyaan
  • Tombol WhatsApp atau live chat untuk respons yang lebih cepat
  • Ikon media sosial yang menghubungkan website dengan kanal lain
  • Jendela pop up promosi dengan pengaturan yang tidak mengganggu bacaan

Sebelum elemen tersebut ditambahkan, tentukan siapa yang akan mengelola data yang masuk. Formulir yang mengumpulkan data pribadi sebaiknya disertai kebijakan privasi.

Ketentuan mengenai data pribadi di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, sehingga kebijakan privasi sebaiknya tersedia sejak website tayang.

 

Bagian Wajib dan Opsional pada Website

Tidak semua bagian harus dibuat pada setiap proyek. Pengelompokan berikut membantu menentukan prioritas, terutama bila anggaran atau waktu terbatas:

BagianStatusAlasan
Header dan menu navigasiWajibPengunjung memerlukan identitas dan jalur menuju halaman lain
Konten utamaWajibMenjadi isi inti yang dicari pengunjung
FooterWajibTempat kontak, kebijakan privasi, dan tautan rujukan
Domain, hosting, dan SSLWajibTanpa ketiganya website tidak dapat diakses dengan aman
Hero sectionDisarankanMenyampaikan penawaran utama pada layar pertama
Formulir kontak atau tombol WhatsAppDisarankanMemudahkan calon pelanggan menghubungi usaha
TestimoniDisarankanMenambah bukti kepercayaan
Panel adminDisarankanMemungkinkan pemilik mengubah isi tanpa bantuan teknis
SidebarOpsionalCocok untuk blog dan website berita, kurang cocok untuk landing page
Kolom pencarianOpsionalBerguna bila produk atau artikel melimpah
Pop up promosiOpsionalPerlu pengaturan agar tidak mengganggu bacaan

Bagian berstatus wajib sebaiknya selesai lebih dulu. Bagian opsional dapat ditambahkan pada tahap berikutnya setelah website berjalan dan kebutuhan pengunjung terlihat jelas.

 

Perbedaan Susunan Website Berdasarkan Jenis Usaha

Kerangka dasarnya serupa, tetapi porsi dan isi tiap bagian menyesuaikan kebutuhan usaha. Beberapa contoh yang sering ditemui pada proyek pembuatan website antara lain:

  • Company profile menonjolkan header yang rapi, halaman layanan, portofolio, dan footer berisi kontak lengkap
  • Toko online menambahkan keranjang belanja, filter produk, dan halaman checkout pada header serta konten
  • Blog atau website berita memanfaatkan sidebar untuk kategori, artikel populer, dan formulir berlangganan
  • Landing page cenderung memangkas menu dan sidebar agar pengunjung terfokus pada satu tombol ajakan
  • Website jasa profesional, misalnya klinik atau konsultan, menonjolkan testimoni, profil tim, dan jadwal konsultasi

Contoh tersebut menunjukkan bahwa jumlah bagian tidak menjamin hasil. Susunan yang tepat adalah susunan yang sejalan dengan tujuan website, apakah untuk mendapatkan pesanan, mengumpulkan kontak, atau membangun kredibilitas.

 

Pengaruh Bagian Website terhadap SEO dan Kecepatan Muat

Susunan bagian website memengaruhi tampilan sekaligus cara mesin pencari membaca halaman. Kecepatan muat halaman pun ikut ditentukan oleh bagian yang dipilih.

Hubungan antara bagian website dan SEO terlihat pada hal berikut:

  • Judul halaman dan deskripsi meta yang tidak tampak di layar, tetapi muncul pada hasil pencarian
  • Struktur heading dengan satu judul utama dan subjudul berjenjang, sehingga topik halaman mudah ditangkap mesin pencari
  • Menu navigasi dan footer yang menautkan halaman utama sehingga mudah ditemukan
  • Jejak navigasi atau breadcrumb yang memperjelas hubungan antarhalaman
  • Teks alternatif pada gambar yang membantu mesin pencari menangkap isi visual

Dari sisi kecepatan, hero section dengan gambar berukuran besar, slider berlapis, dan widget berlebihan pada sidebar menambah beban halaman. Hosting yang kurang memadai juga memperlambat website.

Google mengukur pengalaman halaman melalui Core Web Vitals. Salah satu indikatornya adalah Largest Contentful Paint, yaitu waktu muat elemen terbesar di layar, yang dinilai baik bila tidak melebihi 2,5 detik.

Elemen terbesar tersebut umumnya berupa gambar atau judul pada hero section. Karena itu, pemilihan ukuran gambar hero patut dibicarakan sejak tahap desain.

 

Manfaat Mengetahui Bagian-bagian Website bagi Pemilik Usaha

Pengetahuan dasar tentang struktur website berdampak langsung pada jalannya proyek. Manfaat yang paling terasa antara lain:

  • Permintaan lebih jelas sehingga tim desain tidak perlu menebak
  • Revisi berkurang karena perbedaan pendapat diselesaikan sebelum desain dibuat
  • Estimasi biaya dan waktu lebih akurat, sebab setiap bagian dan fitur dapat dihitung terpisah
  • Penawaran dari beberapa penyedia jasa lebih mudah dibandingkan
  • Pengelolaan konten setelah website tayang terasa lebih percaya diri

Proyek yang diawali daftar bagian yang sudah disepakati cenderung lebih mudah dikendalikan, baik dari sisi jadwal maupun anggaran.

 

Cara Menyampaikan Kebutuhan Bagian Website kepada Tim Pengembang

Calon klien tidak perlu menguasai istilah teknis untuk berdiskusi dengan tim pengembang. Yang dibutuhkan adalah kemampuan menyebut bagian yang dimaksud dengan tepat.

Langkah yang paling membantu adalah mempelajari komponen-komponen website terlebih dahulu agar permintaan bisa dijelaskan per bagian, bukan lewat kalimat umum seperti “buatkan website yang bagus”.

Setelah itu, siapkan catatan singkat yang memuat hal berikut:

  • Tujuan utama website, misalnya menambah pesanan, mengumpulkan kontak, atau memperkenalkan usaha
  • Isi header, termasuk logo, nomor kontak, dan tombol yang harus tampil
  • Daftar halaman yang masuk ke menu navigasi
  • Jenis konten yang sudah tersedia, misalnya foto produk, portofolio, atau artikel
  • Ada atau tidaknya sidebar beserta isinya
  • Informasi yang wajib hadir di footer
  • Nama domain yang diinginkan dan keterangan apakah sudah dimiliki
  • Bagian yang ingin dikelola sendiri melalui panel admin
  • Contoh website lain yang tampilannya disukai, lengkap dengan alasannya

Catatan tersebut tidak perlu rapi. Tangkapan layar dari website lain yang disertai komentar singkat sudah sangat membantu tim desain menangkap selera dan kebutuhan.

Gunakan nama bagian saat memberi masukan. Kalimat “footer perlu menampilkan peta lokasi” jauh lebih jelas daripada “bagian bawah kurang lengkap”, sehingga revisi lebih sedikit dan jadwal pengerjaan lebih terjaga.

 

Kesalahan Penataan Website yang Perlu Dihindari

Dari pengalaman mengerjakan website untuk berbagai jenis usaha, Toko Web menemukan sejumlah kesalahan yang berulang dan membuat pengunjung cepat pergi. Kesalahan tersebut meliputi:

  • Menu navigasi terlalu panjang sehingga pengunjung bingung memilih
  • Header terlalu besar sehingga isi konten baru terlihat setelah layar digulir
  • Hero section memuat pesan dan tombol berlebihan sehingga langkah pertama tidak jelas
  • Gambar hero berukuran terlalu besar sehingga halaman lambat dimuat
  • Sidebar dipenuhi iklan dan widget sampai konten utama tertutupi
  • Footer kosong tanpa kontak dan kebijakan privasi
  • Tombol ajakan bertindak tidak menonjol atau tersebar tanpa tujuan jelas
  • Tampilan tidak menyesuaikan layar ponsel

Poin terakhir patut mendapat perhatian khusus karena pengunjung umumnya membuka website lewat ponsel. Google juga memakai versi seluler sebagai acuan utama dalam mengindeks halaman, sehingga tampilan di ponsel berpengaruh pada hasil pencarian.

Kesalahan tersebut mudah diperbaiki bila ditemukan sejak tahap kerangka halaman atau wireframe, sebelum desain visual dibuat. Perubahan setelah website tayang memakan waktu dan biaya lebih besar.

 

Pertimbangan Memilih Jasa Pembuatan Website

Setelah struktur dasar dikenali, pemilihan penyedia jasa menentukan seberapa baik kebutuhan tersebut diterjemahkan menjadi tampilan nyata. Hal yang layak dinilai sebelum menjalin kerja sama antara lain:

  • Portofolio website yang sudah tayang dan dapat dibuka langsung
  • Tahapan kerja yang jelas, mulai dari wireframe, desain, pengembangan, hingga uji coba
  • Jumlah revisi yang tercantum dalam penawaran
  • Kemampuan menyesuaikan tampilan dengan layar ponsel dan kecepatan muat halaman
  • Penjelasan yang gamblang tentang domain, hosting, dan panel admin dalam paket penawaran
  • Layanan setelah website tayang, misalnya pemeliharaan, keamanan, dan bantuan teknis
  • Kecepatan respons dan kemudahan berkomunikasi dengan tim

Pendekatan TokoWeb dimulai dari diskusi tujuan usaha, lalu menyusun wireframe agar setiap bagian website disepakati sebelum tahap desain visual. Dengan begitu, calon klien dapat melihat letak header, menu, konten, sidebar, dan footer sejak awal pengerjaan. Tertarik untuk mulai kerja sama dengan tim kami? Silakan hubungi tim TokoWeb melalui halaman Kontak Kami.

 

Pertanyaan Umum seputar Bagian Website

  • Apa bedanya header dan navbar?
    Header adalah seluruh area di bagian atas halaman yang memuat logo, tombol kontak, dan menu. Navbar atau navigation bar adalah bilah menu navigasi yang berada di dalam header. Pada sebagian desain keduanya menyatu sehingga terlihat seperti satu bagian.
  • Apa bedanya website dan halaman web?
    Website adalah kumpulan halaman web yang saling terhubung dan berada di bawah satu domain. Halaman web adalah satu lembar dengan alamat tersendiri, misalnya halaman kontak.
  • Berapa jumlah minimal bagian yang harus ada pada website?
    Jumlah minimalnya tiga, yaitu header lengkap dengan menu navigasi, konten utama, dan footer. Landing page sederhana pun umumnya tetap memuat ketiganya, ditambah hero section dan satu tombol ajakan bertindak.
  • Apakah semua website harus memiliki sidebar?
    Tidak. Sidebar berguna untuk blog dan website berita yang memuat artikel dalam jumlah besar. Company profile dan landing page justru lebih fokus tanpa sidebar.
  • Apakah domain dan hosting termasuk bagian website?
    Ya. Keduanya tidak tampak di layar, tetapi tanpa domain pengunjung tidak punya alamat untuk dituju, dan tanpa hosting file website tidak punya tempat penyimpanan. Karena itu, domain dan hosting selalu dibahas pada tahap awal proyek.
  • Siapa yang menentukan susunan bagian website, klien atau tim pengembang?
    Keduanya berperan. Klien menentukan tujuan, isi, dan prioritas, sedangkan tim desain dan pengembang menerjemahkannya menjadi susunan yang nyaman digunakan. Kerangka halaman atau wireframe menjadi sarana kesepakatan sebelum desain visual dikerjakan.
  • Apakah susunan bagian website sama di ponsel dan komputer?
    Tidak selalu sama. Pada website responsif, menu berubah menjadi ikon tiga garis, sidebar turun ke bawah konten, dan kolom footer disusun bertumpuk agar mudah dibaca di layar kecil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konsultasi Gratis