facebook pixel

6 Tips Memaksimalkan Strategi Ecommerce Marketing

Strategi Ecommerce Marketing

Seorang marketer profesional pasti paham bahwa setiap jenis pemasaran; khususnya pemasaran digital akan menerapkan strategi, operasional, dan saluran pemasaran yang berbeda. Misalnya, social media marketing yang merupakan strategi pemasaran yang dilakukan melalui platform media sosial. Atau mungkin email marketing di mana marketer akan memasarkan produk atau layanan bisnis melalui saluran email. Nah, untuk marketer yang secara khusus mengelola pemasaran melalui toko online atau ecommerce, mereka perlu untuk memahami konsep penerapan strategi ecommerce marketing.

Konsep ecommerce marketing menjadi solusi terbaik untuk pemilik toko online atau marketer mempromosikan bisnisnya di era transformasi digital dan tren Marketing 5.0. Dimana tahapan pemasaran ini menyesuaikan kebiasaan pelanggan dan personanya sebagai pembeli dan mendukung bisnis untuk mencapai tujuannya dalam melaksanakan proses pemasaran bisnis yang lebih modern. Sehingga, bisnis bisa menciptakan reputasi dan citra brand yang senantiasa memenuhi kebutuhan pelanggan dengan seefektif mungkin.

Tips Memaksimalkan Strategi Ecommerce Marketing

Hingga kuartal ketiga di tahun 2022, ecommerce marketing sudah menjadi tren strategi pemasaran terbaik di era digitalisasi bisnis yang harus dikuasai marketer sebagai skill digital marketing. Karena, pemasaran ini menjadi langkah jitu dalam memaksimalkan closing sales dan pertumbuhan bisnis dalam hal penjualan.

Hal ini karena marketer bisa menerapkan berbagai kampanye pemasaran dan iklan promosi dengan strategi social media marketing, content marketing, search engine marketing, email marketing, influencer marketing, partnership marketing, dan affiliate marketing secara sekaligus untuk mendorong trafik penjualan ke toko online bisnis dan mendapatkan pelanggan baru.

Dimana selanjutnya marketer memanfaatkan marketing tools untuk mengkonversinya menjadi pelanggan yang membeli atau sales lead dan sekaligus mempertahankan pelanggan lama untuk melakukan pembelian ulang.

Lalu bagaimana cara dan tips terbaik yang bisa kamu lakukan untuk memaksimalkan strategi ecommerce marketing?

1. Manfaatkan User-Generated Content (UGC)

Konten buatan pengguna yang lebih dikenal dengan user-generated content (UGC) adalah salah satu bentuk strategi dan program loyalitas pelanggan terbaik yang pernah ada.

UGC bisa mempengaruhi psikologis pelanggan potensial atau prospek untuk melakukan tindakan pembelian dan menghasilkan social proof. Dimana calon pelanggan akan melihat orang lain menggunakan, membicarakan, atau terlibat dengan produk di media sosial.

Pada dasarnya, UGC bisa berupa ulasan produk berdasarkan feedback pelanggan atau kontes dimana pelanggan akan memposting foto dirinya dengan produk. Salesforce melaporkan bahwa hampir 55% konsumen mempercayai informasi dari ulasan online, hashtag media sosial, dan rekomendasi dari rekan-rekan mereka. Sehingga UGC menjadi metode periklanan word-of-mouth yang hebat.

Contoh sukses dari pemanfaatan peluang UGC ini adalah dari brand minuman bersoda Coca-cola yang membuat kampanye “Share a Coke” dimana Coca-cola menampilkan nama-nama orang yang berbeda sebagai target pasar di setiap botol. Hal ini membuat banyak calon pelanggan berbondong-bondong membeli produk kola tersebut dan selanjutnya berpose dengan botol mereka untuk diunggah ke media sosial.

2. Gunakan Teknik Personalisasi

Strategi terbaik yang harus marketer pertimbangkan untuk kesuksesan ecommerce marketing adalah penerapan teknik personalisasi pemasaran.

Teknik personalisasi sangat efektif untuk mendorong kinerja bisnis dalam melaksanakan pemasaran yang maksimal dan menjadi penyebab utama peningkatan pendapatan berkisar antara 6-10%.

Selain itu, teknik personalisasi juga berguna untuk menggerakkan orang di sepanjang perjalanan pembeli dengan lebih cepat. Karena, alih-alih mencari apa yang pelanggan butuhkan, marketer bisa langsung menyajikan produk terbaik tepat di depan pelanggan. Hal tersebut akan memudahkan pelanggan untuk mengambil tindakan pembelian.

3. Manfaatkan Fitur Live Chat

Strategi ecommerce marketing selanjutnya adalah penggunaan fitur live chat yang terintegrasi dengan chatbot. Singkatnya, chatbot ini adalah program artificial intelligence (AI) online yang bisa memahami pertanyaan dasar manusia dan bisa menjawabnya sebagai pengganti manusia sungguhan.

Tergantung pada ukuran dan niche bisnis, live chat sangat efektif untuk mendukung calon pelanggan untuk menjelajahi toko online dengan lebih informatif karena mereka bisa langsung mendapatkan jawaban atas pertanyaan atau keluhan selama proses pembelian online. Fitur ini menjadi solusi terbaik untuk pelanggan yang tidak ingin repot berurusan dengan panggilan telepon terkait promosi pemasaran bisnis.

4. Jalan Upselling dan Cross-Selling

Tidak jarang bahwa strategi ecommerce marketing juga melibatkan teknik upselling dan cross-selling. Lebih dari 4% pelanggan menyetujui program upsell dimana membuat perusahaan bisa menghasilkan keuntungan dari mencari pelanggan baru yang lebih mudah.

Secara teori up selling adalah strategi yang tim salesforce lakukan untuk menjual produk kepada calon pelanggan dengan harga yang lebih mahal di samping juga menyajikan produk berkualitas terbaik. Sedangkan cross-selling adalah strategi penjualan dimana salesperson berusaha menawarkan produk komplementer atau produk pelengkap dari produk utama yang pelanggan beli.

Walau teori dan penerapannya berbeda, keduanya adalah dua praktik yang sama-sama melibatkan pendekatan kepada basis pelanggan yang sudah ada dan meyakinkan mereka untuk membeli produk atau layanan tambahan. Sehingga, perusahaan bisa mendukung strategi relationship marketing yang membawa profitabilitas terbaik untuk bisnis.

Tapi, perlu diperhatikan juga bahwa sebaiknya hindari pemasaran outbound melalui media sosial atau email ecommerce secara berlebihan. Karena bisa mempengaruhi pengalaman dan kepuasan pelanggan terhadap brand. Ada baiknya marketer memahami teknik pemasaran inbound dimana melibatkan proses perencanaan dan pembuatan susunan konten mikro yang akan dan selalu dicari oleh pelanggan di media sosial.

5. Perhatikan Aspek Shopping Cart

Salah satu aspek utama dan penentu kesuksesan strategi ecommerce marketing adalah dengan melihat traffic di shopping cart.

Kebanyakan calon pelanggan atau leads memiliki kebiasaan dimana secara sadar atau tidak akan memasukkan daftar belanja produk yang ingin dibeli ke shopping cart online di ecommerce. Lalu, suatu saat mereka meninggalkan barang tersebut menganggur di shopping cart karena tidak jadi membelinya.

Sehingga, kamu sebagai penanggung jawab pemasaran ecommerce perlu bersikap terbuka tentang rincian biaya yang harus calon pelanggan keluarkan. Selain itu, kamu juga bisa memberikan jaminan uang kembali dan pengembalian produk yang jelas serta pemberian akses langsung ke customer service apabila calon pelanggan ingin bertanya atau mengajukan komplain.

Dengan begitu, perusahaan bisa membangun kepercayaan pelanggan terhadap produk dan bisnis secara keseluruhan.

5. Buat Desain Website yang Responsif

Seperti yang sudah kamu ketahui, sekarang bentuk perangkat elektronik sangatlah beragam. Sebut saja layar desktop, laptop, tablet, dan ponsel smartphone yang masing-masing memiliki ukuran berbeda, tergantung pada brandnya.

Walau tampak revolusioner dan menarik, kondisi tersebut malah menjadi tantangan sekaligus tuntutan untuk software atau website developer harus membuat software atau website yang responsif.

Website yang responsif artinya website memiliki layout atau user interface (UI) yang secara otomatis menyesuaikan ukuran layar perangkat pengguna. Sehingga, software atau website ecommerce yang responsif akan mendukung terciptanya user experience yang positif. Dan peluang strategi bisnis untuk menampilkan iklan promosi yang mudah dibaca dan bermanuver di semua perangkat, sehingga perusahaan berkesempatan mencapai kesuksesan penjualan ecommerce.

Apakah kamu sedang mencari Jasa Pembuatan Website Profesional yang bisa membuat website ecommerce yang responsif? Kamu bisa langsung menghubungi admin Tokoweb dan melakukan konsultasi secara langsung. Konsultasi gratis!

Itu dia 6 Tips Memaksimalkan Strategi Ecommerce Marketing yang bisa diberikan pada kesempatan kali ini. Semoga kamu yang sedang mencari informasinya bisa terbantu setelah membaca artikel yang ada di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Admin sedang Online